Jenis-Jenis Shift Kerja yang Umum Digunakan Perusahaan di Indonesia

13 January 2026

-515717.png

Kenali berbagai jenis shift yang umum diterapkan perusahaan di Indonesia. Temukan model jadwal kerja terbaik untuk produktivitas tim Anda disini!

Dalam dunia profesional, tidak semua bisnis bisa berjalan hanya dengan jam kerja konvensional atau sistem  nine to five. Banyak sektor, mulai dari manufaktur, kesehatan, hingga layanan pelanggan, yang menuntut operasional hingga 24 jam. Disinilah sistem pembagian waktu kerja menjadi krusial.

Memahami jenis shift kerja bukan hanya soal mengatur jam masuk karyawan, tapi juga tentang menjaga produktivitas dan kesejahteraan tim. Mari kita bahas berbagai model shift kerja yang paling umum ditetapkan oleh perusahaan di Indonesia. 

 

Apa Itu Shift Kerja?

 

Shift kerja adalah pengaturan waktu kerja dimana karyawan bekerja secara bergiliran dalam satu periode waktu tertentu. Di Indonesia, aturan mengenai waktu kerja ini secara umum diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja, yang menetapkan durasi kerja maksimal agar hak istirahat karyawan tetap terjaga.

Baca juga: Cara Mengatur Shift Kerja Karyawan agar Lebih Efisien

 

Daftar Jenis Shift Kerja Populer di Indonesia

 

Setiap perusahaan tentunya memiliki kebijakan tersendiri, termasuk juga pada shift kerja karyawan dalam perusahaan. Setiap perusahaan memiliki kebutuhan operasional yang berbeda, namun ada beberapa jenis shift kerja yang populer di Indonesia:


1. Shift Pagi (First Shift)

 

Ini adalah shift kerja yang paling menyerupai jam kantor standar yang umumnya digunakan oleh banyak perusahaan di Indonesia. Shift ini umumnya dimulai antara pukul 06.00 hingga 08.00 dan berakhir pada sore hari. Shift ini cocok untuk hampir semua sektor industri, terutama bagian administrasi. 


2. Shift Sore/Siang (Second Shift)


Shift berikutnya yang sering diterapkan adalah shift siang atau sore. Shift ini biasanya dimulai setelah shift pagi berakhir, yaitu sekitar pukul 14.00 atau 15.00 dan berlangsung hingga malam hari, sekitar pukul 22.00 atau 23.00. Pola kerja ini sangat ideal untuk sektor restoran, ritel, serta putus perbelanjaan yang cenderung ramai pada sore hingga malam hari. 

 

3. Shift Malam (Night Shift)
 

Shift malam merupakan pola kerja yang dimulai pada larut malam, umumnya sekitar pukul 22.00 dan berakhir pada pagi hari berikutnya. Mengingat tantangan yang dihadapi, baik dari sisi kesehatan maupun keamanan, perusahaan biasanya memberikan kompensasi atau tunjangan khusus bagi karyawan yang menjalani shift ini.

Shift malam ini sangat umum digunakan pada sektor-sektor yang membutuhkan operasional tanpa henti, seperti rumah sakit, layanan keamanan, serta pabrik dengan sistem produksi 24 jam. 


4. Shift Rotasi (Rotating Shift)

 

Sebagian perusahaan juga menerapkan sistem kerja 12 jam, misalnya dua hari bekerja penuh selama 12 jam yang kemudian diikuti dua hari libur. Walaupun menuntut stamina ekstra, pola kerja ini kerap diminati karena memberikan waktu istirahat yang lebih panjang dan fleksibel dalam satu minggu.

 

5. Shift Panjang (Long Shift)

 

Sebagian perusahaan menerapkan sistem kerja 12 jam, seperti dua hari bekerja penuh selama 12 jam yang kemudian diikuti dua hari libur. Meski menuntut energi dan ketahanan fisik yang lebih besar, pola kerja ini cukup diminati karena memberikan waktu istirahat yang lebih panjang serta keseimbangan waktu kerja dan libur dalam satu minggu.

 

6. Split Shift (Shift Terbagi)
 

Split shift (shift terbagi) merupakan sistem kerja di mana karyawan menjalani dua periode kerja dalam satu hari yang dipisahkan oleh jeda istirahat cukup panjang. Sebagai contoh, karyawan bekerja dari pukul 10.00 hingga 14.00, kemudian beristirahat hingga pukul 18.00 sebelum melanjutkan pekerjaan hingga pukul 22.00. Pola kerja ini umumnya diterapkan pada industri perhotelan dan restoran yang memiliki lonjakan aktivitas pada jam-jam tertentu.


Kelola Shift Lebih Efisien dengan Presensi.co.id 

 

Memilih jenis shift kerja yang tepat adalah kunci efisiensi operasional. Namun, mengelola jadwal yang kompleks tentu menjadi tantangan tersendiri bagi HR. Sebagai solusi, Presensi hadir untuk membuat pengelolaan kehadiran karyawan jadi lebih mudah dan praktis.

 

Dengan Presensi, HR dapat mengelola pembagian shift karyawan secara terorganisir hanya dalam satu platform. Keunggulan utama Presensi meliputi:

 

1. Keamanan Tingkat Tinggi: Dilengkapi fitur GPS dan foto selfie untuk meningkatkan keakuratan kehadiran, sehingga risiko manipulasi atau absensi palsu dapat dihindari.

2. Sistem HR Terintegrasi: Tidak hanya soal absensi, Presensi telah terintegrasi dengan HR System yang lengkap mulai dari rekap data kehadiran otomatis, pengelolaan SDM, hingga sistem payroll yang akurat.

3. Kemudahan Akses: Memungkinkan pemantauan secara real-time kapanpun dan dimanapun.

 

Jadikan manajemen waktu perusahaan Anda lebih profesional sekarang juga. Gabung sekarang dan nikmati promo 2 bulan gratis! Kelola shift jadi lebih mudah, karyawan pun lebih produktif.

Artikel Terbaru

Presensi

Kantor

Jl. Khudori No.20b, RW.01, Gadingan, Wates, Kec. Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55651

Kontak

+62882005006000

[email protected]

Tersedia di

android
apple

© 2022. All rights reserved. Copyright Presensi.co.id

InstagramFacebookYoutube